Tampilkan postingan dengan label jeo life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jeo life. Tampilkan semua postingan

Cara Saya berbagi tentang : 10 Kebiasaan Untuk Menghindari Stress Dan Depresi Untuk Menambah Wawasan

Cara Saya berbagi tentang 10 Kebiasaan Untuk Menghindari Stress Dan Depresi kepada teman-teman sobat blogger dirumah Tujuan artikel 10 Kebiasaan Untuk Menghindari Stress Dan Depresi menambah wawasan Jika Sobat Suka Dengan 10 Kebiasaan Untuk Menghindari Stress Dan Depresi dapat sharing dengan yang lainnya Ya udah Langsung saja Membaca 10 Kebiasaan Untuk Menghindari Stress Dan Depresi pada blog ini
Ada beberapa kebiasaan yang dilakukan sehari-hari yang berguna untuk menghindari stress dan depresi. Tidak semua kebiasaan itu sering kita lakukan, tetapi jika kita bisa melakukannya, kemungkinan besar kita bisa menghindari stress dan depresi. Berikut adalah 10 kebiasaan yang bisa menghindari stress dan depresi sehingga kita bisa menjaga kesehatan mental kita.

  1. Menulis buku harian (diary). Menulis adalah cara yang baik untuk mengungkapkan perasaan. Dengan tanpa perlu kita memfilter setiap pemikiran, anda bebas mengungkapkan perasaan anda dalam bentuk tulisan. Anda tidak perlu takut untuk dinilai, dikritik, bahkan dikecam oleh orang lain. Hal ini memungkinkan anda untuk mengekspresikan emosi dan perasaan anda dengan bebas.
  2. Cukup tidur. Jika anda merasa kurang tidur malam, bisa ditambah dengan tidur siang yang singkat jika diperlukan. Tidur adalah saat yang baik bagi tubuh kita untuk memulihkan kondisi, perbaikan sistem kekebalan tubuh, kesempatan otak untuk istirahat dan regenerasi, dan juga menyimpan energi untuk hari berikutnya.
  3. Olahraga. Olahraga menghasilkan endorfin alami, yang membantu kita menempatkan diri dalam suasana hati yang baik. Ada banyak penelitian yang menunjukkan bahwa olahraga meningkatkan suasana hati. Kemampuan otak untuk berpikir juga meningkat segera setelah olahraga.
  4. Minum banyak air putih. Dehidrasi sering diabaikan, padahal tubuh kita terdiri dari 95% air. Ketika tubuh mengalami dehidrasi, kita akan merasa lesu, pemarah, dan sakit kepala. Tubuh juga cenderung salah menafsirkan haus menjadi perasaan lapar, sehingga sering menjadi penyebab obesitas. Soft drink atau minuman dengan pemanis tidak dihitung sebagai air, sebaiknya minum air putih.
  5. Mendapatkan cukup vitamin D dan asam lemak omega 3 (omega-3 fatty acids). Vitamin D dan asam lemak omega-3 adalah nutrisi khusus yang membantu otak, namun sering kita tidak mendapatkan cukup dari makanan yang kita makan. Sekarang juga banyak produk tabir surya yang menghalangi penyerapan vitamin D pada kulit.
  6. Bersosialisasi. Saat ini sangat mudah untuk menjadi orang yang individualis karena kemajuan teknologi internet membuat segala sesuatu mudah dilakukan sendiri. Tetapi bersosialisasi dan berkomunikasi dengan orang lain sangat berguna bagi kesehatan mental kita. Walaupun hanya 1 jam sehari, bersosialisasi bisa meningkatkan mood kita.
  7. Meditasi atau berdoa. Banyak orang menganggap beribadah dan berdoa hanya sebagai suatu kewajiban. Tetapi beribadah dan berdoa memiliki efek sama baiknya dengan meditasi untuk kesehatan mental kita, yaitu membawa kita pada perasaan tenang dan damai.
  8. Bersyukur dan berterima kasih. Sering-sering mengucapkan kata syukur dan ucapan terima kasih kepada orang lain memberikan banyak dampak positif pada kehidupan kita. Pada dasarnya, pasti selalu ada sesuatu hal untuk disyukuri setiap harinya tidak peduli apapun keadaannya. Jika kita selalu berpikir positif, maka hal itu memberikan dampak yang positif pula pada kehidupan kita.
  9. Makan buah-buahan dan sayuran. Banyak mengkonsumsi buah dan sayur bisa memelihara tubuh kita, termasuk otak kita.
  10. Selalu tersenyum dan ramah terhadap orang lain. Ini mungkin hal yang paling sulit dilakukan. Seperti jika kita terjebak dalam rutinitas sehari-hari kita, bersikap baik dan selalu tersenyum menjadi semakin sulit. Segala permasalahan baik di rumah maupun di kantor memang berpengaruh pada kehidupan sosial kita. Namun jika kita bisa menyenangkan orang lain dengan senyum kita, apapun permasalahan yang sedang kita hadapi, pasti perasaan senang juga akan datang kepada kita dengan sendirinya.
Dengan melakukan 10 kebiasaan di atas, anda akan mampu menghindari stress dan depresi. Melakukan kebiasaan baik sangat penting untuk mengembangkan dan mempertahankan pikiran sehat.
Cara Saya berbagi tentang 10 Kebiasaan Untuk Menghindari Stress Dan Depresi kepada teman-teman sobat blogger dirumah Tujuan artikel 10 Kebiasaan Untuk Menghindari Stress Dan Depresi menambah wawasan Jika Sobat Suka Dengan 10 Kebiasaan Untuk Menghindari Stress Dan Depresi dapat sharing dengan yang lainnya

Cara Saya berbagi tentang : Kebiasaan Buruk Yang Baik Untuk Kesehatan Untuk Menambah Wawasan

Cara Saya berbagi tentang Kebiasaan Buruk Yang Baik Untuk Kesehatan kepada teman-teman sobat blogger dirumah Tujuan artikel Kebiasaan Buruk Yang Baik Untuk Kesehatan menambah wawasan Jika Sobat Suka Dengan Kebiasaan Buruk Yang Baik Untuk Kesehatan dapat sharing dengan yang lainnya Ya udah Langsung saja Membaca Kebiasaan Buruk Yang Baik Untuk Kesehatan pada blog ini
"Jangan mudah marah, karena bisa meningkatkan tekanan darah tinggi."

"Jangan sering minum minuman bersoda, karena bisa merusak gigi dan menyebabkan kegemukan."

Kita pasti pernah atau bahkan sering mendengar nasihat-nasihat seperti di atas, untuk menghentikan kebiasaan buruk kita. Memang yang namanya kebiasaan buruk pastilah merugikan bagi kita, namun berdasarkan penelitian, tidak semua kebiasaan buruk itu merugikan. Ada beberapa kebiasaan buruk yang justru baik untuk kesehatan. Berikut adalah beberapa kebiasaan buruk yang baik untuk kesehatan.

Marah : baik untuk menjaga tekanan darah.

Kita sudah terbiasa diperingatkan untuk menahan amarah karena bisa menyebabkan Tekanan Darah Tinggi (hipertensi), tetapi sekarang hal itu tidak berlaku karena melepaskan amarah memberikan keuntungan bagi kesehatan.

Peneliti dari Carnegie Mellon University di Pittsburgh menemukan bahwa orang yang segera merespon sesuatu hal yang menjengkelkan (yang bisa menyebabkan stress) dengan kemarahan, mampu menjaga tekanan darah tetap normal dan mensekresi sedikit kortisol (hormon penyebab stress) daripada orang-orang yang merespon dengan rasa takut dan memendam perasaan mereka.

Permasalahannya hanya pada bagaimana seharusnya bereaksi terhadap situasi. Menunjukkan tingkat kemarahan yang proporsional, membantu anda mengembangkan perasaan untuk meningkatkan kontrol dan optimisme. Hal ini tidak terjadi pada perasaan takut atau frustasi, yang justru meningkatkan pengeluaran kortisol. Dimana seringnya stress pada tingkat tertentu bisa menyebabkan penyakit jantung.

Pada penelitian tersebut, psikolog Jennifer Lerner meneliti pada 92 siswa dengan memaksa mereka untuk mengerjakan tugas-tugas yang sangat sulit dan dibawah tekanan. Kemudian peneliti merubah peraturan beberapa kali selama test. Jika jawaban salah, maka tugas harus dikerjakan kembali dari awal, sehingga menyebabkan frustasi.

Kemudian data dicatat, dengan menggunakan kamera video untuk merekam ekspresi wajah siswa, dan peneliti mengidentifikasi tasa takut, kemarahan, dan rasa tidak nyaman. Peneliti juga mencatat tekanan darah, denyut nadi, dan sekresi kortisol.

Hasilnya, siswa-siswa yang wajahnya menunjukkan rasa takut selama test, peningkatan tekanan darah dan sekresi kortisol lebih tinggi dibandingkan dengan siswa-siswa yang marah.

Video Games : meningkatkan metabolisme.

Meskipun dipersalahkan sebagai salah satu penyebab obesitas, bermain video games bisa benar-benar membantu kebugaran dan menurunkan berat badan. Para ilmuwan di University of Miami melakukan penelitian pada 21 anak yang diberikan permainan Tekken 3 (salah satu games pada Sony Playstation).

Pada penelitian tersebut tampak bahwa selama permainan, jantung berdenyut lebih cepat, mereka menggunakan lebih banyak energi dan mulai bernapas lebih cepat. Salah satu peneliti, Dr. Arlette Perry, menyimpulkan bahwa bermain video games bisa memiliki efek positif pada kesehatan. Menurutnya, video games lebih baik daripada hanya duduk menonton televisi.

Mengumpat : mengurangi rasa sakit.

Pada jaman dahulu, operasi yang dilakukan tanpa adanya anestesi, pasien menggigit sebatang kayu untuk mengurangi rasa sakit. Cara ini memang sedikit mengurangi rasa sakit, yang dibuktikan pada penelitian. Namun menurut para peneliti di Keele University, pasien lebih bisa menahan rasa sakit ketika mereka mengumpat atau memaki-maki dari pada menggunakan kata-kata non-ofensif.

Dr. Richard Stephens, seorang dosen psikologi yang menjadi salah satu peneliti, mengatakan bahwa mengumpat berhubungan dengan respon adrenalin. Ditemukan juga pada orang yang sedang mengumpat memiliki detak jantung yang tinggi, sehingga meningkatkan agresifitas mereka. Peningkatan agresifitas telah terbukti mengurangi kepekaan seseorang terhadap rasa sakit.

Dalam penelitian pada 64 mahasiswa yang tangannya direndam dalam bak berisi air es, mereka diperbolehkan untuk mengumpat dengan kata-kata yang ofensif, kemudian tugas diulangi lagi dengan menggunakan kata-kata yang non-ofensif. Ditemukan hasil, bahwa mereka yang mengumpat dengan kata-kata yang ofensif mampu mempertahankan tangan mereka rata-rata 40 detik lebih lama. Ketika ditanya tentang rasa sakit yang dirasakan, mereka juga menilai rasa sakitnya lebih ringan.

Bermalas - malasan : menambah beberapa tahun kehidupan anda.

Ahli Kesehatan Masyarakat, Profesor Peter AXT, mengatakan bahwa seseorang yang bangun pagi-pagi dan menyibukkan diri sepanjang hari adalah awal menuju kematian. Menurutnya, bermalas-malasan adalah kunci untuk hidup lebih lama dan penangkal stress. Dia menyarankan untuk menghabiskan setengah waktu luang kita untuk bermalas-malasan. Penelitian menunjukkan seseorang yang terlalu sibuk, menghabiskan energi yang dibutuhkan untuk keperluan lain seperti regenerasi sel dan menangkal penyakit.

Pada tesisnya, dia membandingkan antara hewan yang hidup di alam liar dengan hewan yang ada di kebun binatang. Misalnya, Singa di Serengeti hanya mampu hidup selama 8 tahun, tetapi mampu hidup selama 20 tahun di kebun binatang. Beruang Kutub Utara hidup selama 20 tahun di alam liar, tapi mampu hidup 40 tahun di penangkaran. Sedangkan contoh pada manusia yaitu pada para pemimpin agama (Kiai, Pendeta, dll) yang cenderung menjalani kehidupan yang tidak terlalu sibuk dengan urusan duniawi, memiliki rata-rata usia hidup lebih lama.

Manfaat lain adalah bahwa otak kita jauh lebih aktif ketika kita melamun. Melamun biasanya dikaitkan dengan hal-hal negatif seperti ketidak-aktifan otak. Namun menurut Profesor Psikologi Kalina Christoff di University of British Columbia, otak kita sangat aktif ketika melamun, jauh lebih aktif daripada kita fokus pada tugas-tugas rutin.

Temuan pada penelitian menunjukkan bahwa melamun, yang bisa menghabiskan sepertiga waktu jaga kita, adalah bagian penting dalam kemampuan kognitif disaat kita memilah-milah informasi penting.

Stress : meningkatkan memory.

Stress dalam jangka waktu yang lama seperti perceraian dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh menjadi rentan terhadap infeksi. Namun stress akut (stress dalam jangka waktu pendek) justru mampu meningkatkan memori otak, menurut para peneliti di University of Buffalo U.S. Hal ini disebabkan oleh kortisol, mempengaruhi bagian otak yang mengendalikan proses pembelajaran dan memori otak. Stress akut meningkatkan transmisi glutamat, substansi yang menyampaikan pesan pada otak dan meningkatkan kerja memori otak.

Zhen Yan, Profesor Fisiologi dan Biofisika, menjelaskan bahwa kortisol memiliki efek protektif dan efek destruktif pada tubuh. Itulah mengapa kita butuh stress untuk meningkatkan performa otak, namun jangan berlarut-larut karena akan memberikan efek yang destruktif pada tubuh.

Pada penelitian, dilakukan pada tikus-tikus yang telah dilatih untuk menyelesaikan sebuah labirin. Sebagian dari tikus-tikus tersebut dipaksa untuk berenang selama 20 menit, untuk memberikan stress akut. Kemudian tikus-tikus tersebut diletakkan kedalam sebuah labirin. Para peneliti menemukan bahwa tikus-tikus yang sudah diberi stress akut, lebih sedikit membuat kesalahan ketika berjalan melewati labirin dibandingkan dengan tikus-tikus non-stress.

Menghindari Pekerjaan Rumah Tangga : mencegah asma anak.

Meningkatnya jumlah alergi dan kondisi autoimun (seperti psoriasis) selalu dihubungkan dengan masalah higien dan kebersihan. Tetapi sebenarnya itu bukan masalah utama. Survey yang dilakukan tahun lalu di Bristol University dan Brunel University menunjukkan bahwa wanita yang menggunakan produk-produk pembersih rumah tangga selama kehamilan atau segera setelah melahirkan, akan meningkatkan resiko anak terserang penyakit asma.

Penelitian yang dilakukan pada 13.000 anak sebelum lahir, ditemukan bahwa pemaparan bahan-bahan kimia yang terdapat pada produk-produk pembersih terhadap kehidupan awal seorang anak, meningkatkan 41% kemungkinan anak terserang asma pada usia 7 tahun. Karena bahan kimia dalam produk-produk tersebut menyebabkan iritasi pada saluran pernafasan anak.

Musik Keras : merangsang otak.

Menonton konser musik rock, atau menyalakan musik di rumah dengan volume suara yang keras, mungkin baik untuk kekuatan otak anda. Menurut penelitian di Manchester University, ketika mendengarkan musik, bagian dalam dari telinga (sacculus) dirangsang untuk merespon ketukan dalam musik. Hal ini membuat sensasi kesenangan pada otak dan membuat kita merasa nyaman. Sacculus, yang dianggap tidak memiliki fungsi dalam pendengaran manusia, tampaknya hanya sensitif terhadap suara dengan volume yang sangat keras, di atas 90 desibel.

Neil Todd, seorang ahli dalam studi ilmiah tentang musik, menjelaskan bahwa sacculus berhubungan dengan bagian otak yang berfungsi untuk mengatur rasa lapar, seks, dan hedonistik. Ketika sacculus dirangsang dengan suara musik yang keras, otak merespon dengan melepaskan hormon yang membuat kita merasa tenang, bahagia, dan responsif. Jadi untuk memberikan rasa bahagia pada hari Senin pagi, dengarkan musik keras dengan suara yang keras pula.

Minuman Berkarbonat : mencegah demensia.

Meskipun dianggap sebagai penyebab kerusakan gigi dan obesitas, minuman berkarbonat dua kaleng sehari dapat mencegah Alzheimer dan meningkatkan kemampuan memori sebesar 20%. Ahli syarat dari Glasgow Caledonian University, memfokuskan pada otak bagian hippocampus yang bertugas menciptakan memori baru, dimana terjadinya dementia menghambat kerja hippocampus.

Dr. Leigh Riby melakukan test memori terhadap relawan, setelah mengkonsumsi minuman berkarbonat yang mengandung gula 25 g, mampu mengingat 17% lebih banyak memori daripada yang tanpa mengkonsumsi minuman berkarbonat.

Gelisah : melawan obesitas.

Peneliti dari Mayo Clinic U.S mengatakan bahwa orang yang sering gelisah selalu cenderung tampak lebih langsing daripada orang yang selalu tenang dalam menghadapi permasalahan. Gerakan-gerakan ringan yang dilakukan secara tidak sadar saat gelisah seperti gerakan kaki, tangan, jantung berdebar, peregangan otot atau menguap, mengeluarkan 350 ekstra kalori per hari.

Ahli Endokrinologi, James Levine, mengatakan ada perbedaan besar jumlah kegelisahan antara orang-orang yang ramping dan orang-orang yang obesitas. Dimana sering temukan kegelisahan pada orang-orang yang ramping.
http://abidinblog.blogspot.com/2009/09/kebiasaan-buruk-yang-baik-untuk.html
Cara Saya berbagi tentang Kebiasaan Buruk Yang Baik Untuk Kesehatan kepada teman-teman sobat blogger dirumah Tujuan artikel Kebiasaan Buruk Yang Baik Untuk Kesehatan menambah wawasan Jika Sobat Suka Dengan Kebiasaan Buruk Yang Baik Untuk Kesehatan dapat sharing dengan yang lainnya

Cara Saya berbagi tentang : 7 Kebiasaan Buruk Pekerja Keras Untuk Menambah Wawasan

Cara Saya berbagi tentang 7 Kebiasaan Buruk Pekerja Keras kepada teman-teman sobat blogger dirumah Tujuan artikel 7 Kebiasaan Buruk Pekerja Keras menambah wawasan Jika Sobat Suka Dengan 7 Kebiasaan Buruk Pekerja Keras dapat sharing dengan yang lainnya Ya udah Langsung saja Membaca 7 Kebiasaan Buruk Pekerja Keras pada blog ini
Di jaman sekarang, banyak orang bekerja sangat keras hingga lupa untuk beristirahat, terutama untuk pekerja kantoran. Karena kebiasaan bekerja keras di kantor, seseorang bisa terus merasa sibuk, meski telah tiba di rumah. tanpa disadari, Anda mungkin bekerja lebih keras dan lebih lama demi mencapai keberhasilan.
Namun anda tentu tahu bahwa bekerja terlalu keras dapat membahayakan kesehatan. Hasil jerih payah yang diperoleh dari pekerjaan yang kita lakukan bisa habis seketika, jika mengalami sakit akibat terlalu lelah bekerja. Para pecandu kerja, seringkali melakukan hal-hal buruk yang membuat kesehatan mereka kian menurun dari hari ke hari. Berikut tujuh kebiasaan buruk bagi si ‘workaholic’, yang harus segera dihilangkan: 1. Lupa untuk bersantai
Ini bisa menyebabkan stres. Padahal jika meluangkan waktu untuk bersantai sejenak, Anda bisa lebih waspada dan termotivasi. Terlalu banyak tekanan atau stres kronis justru membuat seseorang tidak produktif. 2. Makan di perjalanan
Antara rapat, panggilan konferensi, dan tenggat waktu, sering membuat seseorang lupa untuk meluangkan waktu makan siang yang sehat. Mengonsumsi makanan pun perlu dalam keadaan tenang tanpa dirundung rasa cemas dan tergesa-gesa. Ini penting agar kandungan gizi dari makanan yang dikonsumsi mudah diserap tubuh dan menjadikan seseorang lebih produktif, terutama untuk menciptakan ide cemerlang demi hasil pekerjaan yang baik. 3. Menunda tidur untuk pekerjaan
Seorang profesional yang super sibuk pun tetap butuh istirahat sebanyak tujuh sampai sembilan jam tidur setiap malam. Kehilangan waktu tidur dapat menyebabkan iritabilitas, kesulitan berkonsentrasi, dan masalah memori. Hal ini juga bisa dikaitkan dengan obesitas. 4. Tidak ada waktu untuk berolahraga
Melakukan olah raga minimal 30 menit setiap hari sangat penting untuk kesehatan saat ini dan jangka panjang Anda. 5. Tetap bekerja ketika sakit
Banyak orang datang ke kantor untuk bekerja walaupun sedang sakit. Namun, ada tiga alasan penting saat sakit Anda perlu tetap di rumah. Pertama, tak seorang pun ingin Anda menjadi penyebar kuman dan penyakit di kantor. Kedua, Anda sudah pasti jadi kurang produktif dan ketiga, Anda perlu istirahat agar bekerja lebih baik. 6. Minum alkohol (terlalu banyak)
Minum berlebihan dapat menyebabkan alkoholisme, penyakit hati, dan beberapa bentuk kanker. 7. Melewatkan pemeriksaan kesehatan rutin tahunan
Hal ini wajib Anda lakukan untuk mendeteksi penyakit sejak dini, mencegah orang lain mengembangkan penyakit, dan mendapatkan perawatan yang terbaik jika Anda memiliki kondisi tubuh yang rentan terhadap penyakit. Anda perlu tahu apa yang terjadi dalam tubuh.
sumber http://wisbenbae.blogspot.com/2010/10/7-kebiasaan-buruk-pekerja-keras.html
Cara Saya berbagi tentang 7 Kebiasaan Buruk Pekerja Keras kepada teman-teman sobat blogger dirumah Tujuan artikel 7 Kebiasaan Buruk Pekerja Keras menambah wawasan Jika Sobat Suka Dengan 7 Kebiasaan Buruk Pekerja Keras dapat sharing dengan yang lainnya

Cara Saya berbagi tentang : 20 Sifat yang Menghancurkan Diri Sendiri Untuk Menambah Wawasan

Cara Saya berbagi tentang 20 Sifat yang Menghancurkan Diri Sendiri kepada teman-teman sobat blogger dirumah Tujuan artikel 20 Sifat yang Menghancurkan Diri Sendiri menambah wawasan Jika Sobat Suka Dengan 20 Sifat yang Menghancurkan Diri Sendiri dapat sharing dengan yang lainnya Ya udah Langsung saja Membaca 20 Sifat yang Menghancurkan Diri Sendiri pada blog ini
Dari buku Personality Plus, bisa disimpulkan kira-kira ada 20 sifat yang bisa menghancurkan diri sendiri, yaitu:

1. Bashful
Sering menghindari perhatian karena malu
2. Unforgiving
Sulit melupakan sakit hati atas ketidakadilan yang dialami, biasa mendendam

3. Resentful
Sering memendam rasa tidak senang akibat tersinggung oleh fakta/khayalannya

4. Fussy
Bersikeras minta perhatian besar pada perincian/hal yang sepele
5. Insecure
Sering merasa sedih/cemas/takut/kurang kepercayaan

6. Unpopular
Suka menuntut orang lain untuk sempurna sesuai keinginannya

7. Hard to please
Suka menetapkan standar yang terlalu tinggi yang sulit dipenuhi oleh orang lain
8. Pessimistic
Sering melihat sisi buruk lebih dulu pada situasi apapun

9. Alienated
Sering merasa terasing/tidak aman, takut jangan-jangan tidak disenangi orang lain

10. Negative attitude
Jarang berpikir positif, sering cuma melihat sisi buruk/gelap setiap situasi
11. Withdrawn
Sering lama-lama menyendiri/menarik diri/mengasingkan diri

12. Too sensitive
Terlalu introspektif/ingin dipahami, mudah tersinggung kalau disalahpahami

13. Depressed
Hampir sepanjang waktu merasa tertekan
14. Introvert
Pemikiran & perhatiannya ditujukan ke dalam, hidup di dalam diri sendiri

15. Moody
Semangatnya sering merosot drastis, apalagi kalo merasa tidak dihargai

16. Skeptical
Tidak mudah percaya, mempertanyakan motif di balik kata-kata
17. Loner
Memerlukan banyak waktu pribadi, cenderung menghindari orang lain

18. Suspicious
Suka curiga/tidak percaya kata-kata orang lain

19. Revengeful
Sadar/tidak sadar sering menahan perasaan, menyimpan dendam, ingin membalas
20. Critical
Suka mengevaluasi/menilai/berpikir/mengkritik secara negatif

sumber http://reallife65.blogspot.com/2010/10/20-sifat-penghancur-diri-sendiri.html
Cara Saya berbagi tentang 20 Sifat yang Menghancurkan Diri Sendiri kepada teman-teman sobat blogger dirumah Tujuan artikel 20 Sifat yang Menghancurkan Diri Sendiri menambah wawasan Jika Sobat Suka Dengan 20 Sifat yang Menghancurkan Diri Sendiri dapat sharing dengan yang lainnya