Tampilkan postingan dengan label movie. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label movie. Tampilkan semua postingan

Cara Saya berbagi tentang : Free Download TRANSFORMERS 3: DARK OF THE MOON Untuk Menambah Wawasan

Cara Saya berbagi tentang Free Download TRANSFORMERS 3: DARK OF THE MOON kepada teman-teman sobat blogger dirumah Tujuan artikel Free Download TRANSFORMERS 3: DARK OF THE MOON menambah wawasan Jika Sobat Suka Dengan Free Download TRANSFORMERS 3: DARK OF THE MOON dapat sharing dengan yang lainnya Ya udah Langsung saja Membaca Free Download TRANSFORMERS 3: DARK OF THE MOON pada blog ini
TRANSFORMERS 3

Free Download TRANSFORMERS 3: DARK OF THE MOON Files: part1 - part2 - part3 [550MB-mkv]|fs
[subtitle menyusul]

Trailer :
Bumblebee Autobots, Ratchet, Ironhide dan Sideswipe dipimpin oleh Optimus Prime, yang kembali beraksi melawan Decepticons jahat, yang bertekad untuk membalas kekalahan mereka di film Revenge of fallen Transformers 2009. Pemerintah Amerika selama ini ternyata tak sepenuhnya jujur mengungkapkan apa yang mereka ketahui. Selama bertahun-tahun mereka mencoba mencari tahu tentang keberadaan makhluk hidup lain selain manusia yang menghuni bumi namun mereka tak pernah mengatakan kalau sebenarnya mereka telah memiliki sejumlah bukti.

Sayangnya tak semua dokumentasi tentang pendaratan manusia pertama di bulan ini terungkap. Ternyata, saat mendarat di bulan, para astronot ini menemukan bangkai pesawat luar angkasa lain yang terpaksa mendarat darurat di sana. Masalahnya, bangkai pesawat ini bukan dari bumi. Apakah pesawat ini berasal dari Cybertron? Benarkah mereka sudah mencapai bumi saat itu?
Free Download TRANSFORMERS 3: DARK OF THE MOON

from: icenema31-2.blogspot.com
Cara Saya berbagi tentang Free Download TRANSFORMERS 3: DARK OF THE MOON kepada teman-teman sobat blogger dirumah Tujuan artikel Free Download TRANSFORMERS 3: DARK OF THE MOON menambah wawasan Jika Sobat Suka Dengan Free Download TRANSFORMERS 3: DARK OF THE MOON dapat sharing dengan yang lainnya

Cara Saya berbagi tentang : Will : Road To Istanbul Liverpool Movie Untuk Menambah Wawasan

Cara Saya berbagi tentang Will : Road To Istanbul Liverpool Movie kepada teman-teman sobat blogger dirumah Tujuan artikel Will : Road To Istanbul Liverpool Movie menambah wawasan Jika Sobat Suka Dengan Will : Road To Istanbul Liverpool Movie dapat sharing dengan yang lainnya Ya udah Langsung saja Membaca Will : Road To Istanbul Liverpool Movie pada blog ini
Will : Road To Istanbul Liverpool Movie, 2005 Champions League Anfield fans can remember ‘that’ night in Istanbul again in a powerful new drama.

Will : Road To Istanbul Liverpool Movie


A new film based around Liverpool’s famous 2005 Champions League success is set to be released.
Will, records an orphan’s journey across Europe to get to Istanbul to watch the final.
Liverpool famously came back from 3-0 down at half-time against Serie A giants AC Milan to level the game, then win on penalties.
Will, which stars Bob Hoskins, is not the first film to be set around this occasion.
Fifteen Minutes That Shook The World was released in 2009 and is a fictional and fantastical account of half-time in the Liverpool changing room.
The film includes cameos from Steven Gerrard and Jamie Carragher while portraying Sir Alex Ferguson as a whisky-sozzled drunk and Manchester United stalwart Gary Neville as a squeaky-voiced rat living in the sewers.
View the trailer for Will below, spotted on 101 great goals.
Will : Road To Istanbul Liverpool Movie

Click Here For Trailer

Related Search :

liverpool Movie will, trailer film will, review will film 2011, will road to istanbul 2011, liverpool road to istanbul, movie will road to istanbul, new movie liverpool, road to istanbul, champion 2005 movie, film final liga champion 2005, film liverpool will, film road to istanbul

Source
Cara Saya berbagi tentang Will : Road To Istanbul Liverpool Movie kepada teman-teman sobat blogger dirumah Tujuan artikel Will : Road To Istanbul Liverpool Movie menambah wawasan Jika Sobat Suka Dengan Will : Road To Istanbul Liverpool Movie dapat sharing dengan yang lainnya

Cara Saya berbagi tentang : Review Film Will : Road To Istanbul Untuk Menambah Wawasan

Cara Saya berbagi tentang Review Film Will : Road To Istanbul kepada teman-teman sobat blogger dirumah Tujuan artikel Review Film Will : Road To Istanbul menambah wawasan Jika Sobat Suka Dengan Review Film Will : Road To Istanbul dapat sharing dengan yang lainnya Ya udah Langsung saja Membaca Review Film Will : Road To Istanbul pada blog ini
will road to istanbul

Review Film Will : Road To Istanbul

Laga Final Piala Champion paling dramatis bisa di katakan adalah saat laga Liverpool FC Versus Ac Milan Pada Tahun 2005, sehingga Fenomena tersebut kini di filmkan ke layar lebar, Film Will : Road To Istanbul mengisahkan tentang seorang anak kecil yang sangat mengidolakan klub sepakbola Liverpool (Inggris), karena begitu mengagumi klub Liverpool, Sang Ayah dari anak tersebut rela membelikan tiket final Liga Champion 2005 Liverpool FC Versus Ac Milan, Hingga Akhirnya Si anak tersebut bisa bertemu dengan sang idola salah satunya yaitu Steven Gerrard, Film ini akan di rilis pada musim panas, Bagi Liverpudlian siap siap nonton filmnya ya... saya juga ga sabar pengen cepet cepet nonton Film Will : Road To Istanbul ini... :)

Berikut adalah Video Trailer dari Film Will : Road To Istanbul



Home Page Of : Liverpool FC
Film Will : Road To Istanbul
Liverpool’s Number 1 Fan’s Road to Istanbul

wikipedia for : Liverpool


Related Search :
review film will road to istanbul, will road to istanbul, trailer will, movie road to istanbul, download film road to istanbul, will : road to istanbul, film baru will road to istanbull, film 2011 road to istanbul

Cara Saya berbagi tentang Review Film Will : Road To Istanbul kepada teman-teman sobat blogger dirumah Tujuan artikel Review Film Will : Road To Istanbul menambah wawasan Jika Sobat Suka Dengan Review Film Will : Road To Istanbul dapat sharing dengan yang lainnya

Cara Saya berbagi tentang : Pajak Film Hollywood Membantu Film Nasional? Untuk Menambah Wawasan

Cara Saya berbagi tentang Pajak Film Hollywood Membantu Film Nasional? kepada teman-teman sobat blogger dirumah Tujuan artikel Pajak Film Hollywood Membantu Film Nasional? menambah wawasan Jika Sobat Suka Dengan Pajak Film Hollywood Membantu Film Nasional? dapat sharing dengan yang lainnya Ya udah Langsung saja Membaca Pajak Film Hollywood Membantu Film Nasional? pada blog ini

Oleh: Sheila TimothyProduser Film Pintu Terlarang dan Presiden Direktur LifeLike Pictures. Twitter: @lalatimothy
VIVAnews - Pada 10 Januari 2011, diterbitkan Surat Edaran Direktur  Jenderal  Pajak nomor SE - 3/PJ/2011 tentang Pajak Penghasilan (PPh) atas Penghasilan Berupa Royalti dan pemberlakuan Pajak Pertambahan Nilai atas Pemasukan Film Impor. Peraturan ini merupakan penafsiran baru atas undang-undang dan peraturan tentang pajak bea masuk yang lama.
Dengan surat edaran ini penghasilan yang dibayarkan keluar negeri oleh importir terkait penggunaan hak cipta atas film impor dengan persyaratan tertentu, merupakan royalti yang dikenakan PPh 20 persen. Peraturan ini mendapat reaksi keras dari pihak importir film, yang mengakibatkan MPAA (Motion Picture Association of America) atau asosiasi produsen film Amerika Serikat menyatakan tak akan lagi mengedarkan film Hollywood ke Indonesia.

Hampir dua pertiga jumlah film yang diputar di bioskop saat ini adalah film-film Hollywood dan asing non-Hollywood. Banyak pihak khawatir langkah MPAA ini akan diikuti oleh distributor film non-Hollywood, karena bea dan pajak ini diberlakukan merata untuk semua film impor.

Pemerintah mengatakan mereka sedang memikirkan jalan keluar atas keberatan ini. Tujuan pemerintah memberlakukan pajak ini, seperti diberitakan berbagai media, adalah untuk mendukung industri perfilman nasional sehingga dapat bersaing di pasar domestik.

Itu tujuan yang sebenarnya baik, namun apabila ditelaah lebih mendalam, ternyata tidaklah tepat pada sasarannya. Pada kenyataannya, kebijakan itu justru berpotensi makin mempersulit industri film nasional.

Seharusnya, pemerintah sejak awal mengkomunikasikan terlebih dahulu kebijakan tersebut dengan pelaku industri film nasional, bukan malah sesudah kebijakan tersebut diimplementasikan. Ini penting supaya berbagai kesulitan yang selama ini dihadapi oleh sineas Indonesia benar-benar dapat diakomodasi secara pas. Jangan karena semata ingin meningkatkan penghasilan APBN, peraturan baru dikeluarkan, dan hasilnya malah makin mempersulit industri film Indonesia.

Terlepas dari keberatan MPAA, tulisan ini akan lebih menitikberatkan pada kenyataan di lapangan. Apa sebetulnya kesulitan yang dihadapi oleh filmaker Indonesia, bagaimana solusi yang diharapkan dari pemerintah, dan bagaimana efek pemberlakuan pajak dan bea film impor itu terhadap industri film nasional.

Satu habitat

Menghilangnya film-film asing (Hollywood dan kemungkinan juga akan diikuti oleh non-Hollywood) akan mengganggu industri film lokal secara keseluruhan.
Mengapa?

Perlu diingat, industri film merupakan suatu kesatuan yang terdiri dari banyak partikel. Industri film adalah suatu sistem yang terdiri dari bukan hanya pembuat film, atau production house, tetapi juga termasuk di dalamnya semua perusahaan yang terlibat di berbagai bidang--teknologi, komersial film, distributor, dan exhibitor. Segenap partikel itu merupakan kesatuan dalam suatu habitat, yang saling membutuhkan satu sama lain, suatu simbiosis mutualisme.

Jika salah satu partikel terganggu, partikel lain akan terganggu pula. Pendek kata, jika film-film asing (baik Hollywood atau non-Hollywood) menghilang di layar exhibitor (bioskop-bioskop), maka penghasilan dari exhibitor akan terganggu. Jika exhibitor menghilang, lalu di mana filmaker lokal dapat memutar film mereka?

Jadi, pertanyaan kita adalah: benarkah pengenaan pajak dan bea impor ini, yang berpotensi akan mengurangi bahkan menghilangkan film impor dari layar bioskop, akan meningkatkan jumlah film nasional?

Tujuan itu mungkin tercapai jika kita hanya bicara kuantiĆ­tas film, bukan kualitasnya. Untuk memenuhi kuota, filmaker dapat saja membuat film dengan cepat, dengan dana seadanya, diproduksi dalam satu minggu, yang akan siap tayang dalam tempo satu bulan, digandakan sebanyak mungkin, kemudian segera dilempar ke pasar.

Masalahnya, dengan kualitas yang rendah dan dibuat asal-asalan seperti itu, apakah masalah yang dihadapi film lokal saat ini akan terjawab? Apakah penonton mau mengeluarkan uang untuk menonton film kacangan? Tentu saja tidak. Jumlah penonton bioskop niscaya akan semakin turun. Kepercayaan masyarakat terhadap film nasional akan semakin sirna. Sebagai gambaran, di tahun 2010 saja jumlah penonton film nasional hanyalah sekitar 500 ribu orang saja--jumlah yang sangat sedikit.

Pajak, pajak, dan pajak

Keberatan MPAA mengenai pajak sebenarnya juga merupakan kesulitan terbesar industri film nasional. Pajak yang dikenakan pada industri film nasional tidaklah sedikit. Sumbangannya kepada kas negara dimulai dari masa produksi sampai dengan paska produksi. Pajak tersebut di antaranya adalah PPn (dari material pembuat film sampai dengan penyewaan alat dan penggandaan) dan PPh Karyawan Pasal 21.
Belum lagi, penghasilan dari bioskop--yang merupakan penghasilan terbesar bagi suatu production house--masih dipotong Pajak Tontonan, yang besarnya bervariasi sesuai dengan peraturan daerah masing-masing, bahkan ada yang mencapai 30 persen. Penghasilan setelah dipotong pajak tontonan ini harus dibagi dua dengan pengusaha bioskop. Setelah itu, pendapatan production house masih dipotong lagi Pajak Royalti sebesar 10 persen (Peraturan Direktorat jenderal Pajak nomor PER-33/PJ/2009).
Pajak serupa dikenakan pula pada penghasilan dari sumber-sumber lain seperti home video, penjualan ke stasiun TV, dan lainnya. Sudah begitu, di akhir tahun buku, production house masih dikenakan lagi Pajak Penghasilan Pasal 23.

Memang, seluruh jumlah pajak yang dibayar ini nantinya dapat diperhitungkan di akhir tahun sebagai kredit pajak, yaitu dianggap dikreditkan setelah dikurangi dengan pengembalian pendahuluan kelebihan pajak atau setelah dikurangi dengan pajak yang dikompensasikan. Namun ini tetap memberatkan karena harus dibayar dimuka, yang alhasil tidak mengurangi jumlah investasi yang dibutuhkan di awal.

Tiadanya distributor

Kesulitan lain yang dihadapi adalah bahwa production house di Indonesia tidak memiliki distributor. Yang ada adalah exhibitor, yaitu bioskop-bioskop yang memutar film, sehingga seluruh biaya dari hilir ke hulu ditanggung sepenuhnya oleh production house—mulai dari produksi sampai biaya promosi. Untuk ini, investasi yang dibutuhkan sangatlah tidak sedikit.

Filmaker Indonesia jelas membutuhkan dukungan pemerintah, karena tanpa itu industri film nasional tidak akan bisa berkembang dan akan tetap menjadi infant industry.

Tuntutan untuk menyederhanakan pajak dan peraturan jelas perlu terus diperjuangkan. Hanya saja perlu dicatat, perubahan peraturan membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Sementara itu, keadaan industri film nasional sudah masuk dalam kondisi genting. Janganlah sampai film Indonesia kembali mati suri seperti di tahun 1980an.

Kita membutuhkan jumlah layar bioskop yang lebih banyak untuk dapat menayangkan film-film nasional, sehingga tidak harus digilir seperti sekarang karena kekurangan layar. Akibatnya, jangka waktu tayang suatu film di bioskop akan semakin pendek.

Dalam hal ini, dengan peraturan pajak dan bea impor yang baru, bioskop justru akan semakin kesulitan. Niscaya, mereka akan terpaksa menutup bioskop satu persatu, terkhusus pengusaha-pengusaha bioskop kecil di daerah. Kondisi ini, pada gilirannya, akan membuat keadaan jadi semakin sulit bagi film nasional. 

Bantuan pemerintah

Jika mau membantu film nasional, pemerintah harus menempuh cara-cara yang tepat sasaran. Salah satunya adalah mendukung filmaker yang berbakat dengan, misalnya, memberikan subsidi dan membantu promosi, khususnya buat para filmaker yang telah berprestasi membawa nama Bangsa ke berbagai festival dunia.

Di Malaysia, contohnya. Pemerintah negeri jiran memberlakukan peraturan untuk memutar kembali film-film yang sudah dirilis dan memenangkan penghargaan di luar negeri. Tidak hanya mewajibkan supaya diputar selama sebulan penuh, pemerintah juga membantu mempromosikan dan mempublikasikan film-film tersebut berikut segenap filmaker yang terlibat di dalamnya. Begitu pula yang dilakukan negara-negara tetangga lain seperti Thailand dan Korea, yang industri perfilmannya jauh lebih maju dari Indonesia.

Hal lain, kualitas film nasional jelas masih perlu ditingkatkan. Diperlukan lebih banyak sekolah film yang bisa menghasilkan sineas muda yang berbakat dan profesional. Dengan kualitas film yang baik, industri film Indonesia bisa dikenal di dunia dan mempunyai daya jual yang baik. Ini saatnya pemerintah benar-benar menganggap serius industri film nasional sebagai suatu industri yang dapat menghasilkan devisa bagi negara. Industri film adalah bagian dari industri kreatif yang sedang dipromosikan Menteri Perdagangan.

Elemen dalam industri film nasional yang menunjang pun harus diperhatikan pemerintah. Misalnya, festival film nasional dan asing harus didukung dengan serius. Festival seperti JIFEST, INAFFF, dan lainnya punya posisi penting karena merupakan bagian pembelajaran untuk filmaker dan penonton Indonesia. Selain itu, jika dikelola dengan baik, festival-festival ini akan menjadi elemen penting dalam promosi pariwisata Indonesia.

Film adalah suatu produk budaya, cerminan perkembangan budaya suatu bangsa. Pemerintah wajib mendukung industri ini supaya dapat selamat dari keadaan yang sedang memprihatinkan ini. Semoga film Indonesia bukan hanya menjadi tuan rumah di negeri sendiri, tapi lebih dari itu, juga menjadi kebanggaan Bangsa.


• VIVAnews
Cara Saya berbagi tentang Pajak Film Hollywood Membantu Film Nasional? kepada teman-teman sobat blogger dirumah Tujuan artikel Pajak Film Hollywood Membantu Film Nasional? menambah wawasan Jika Sobat Suka Dengan Pajak Film Hollywood Membantu Film Nasional? dapat sharing dengan yang lainnya

Cara Saya berbagi tentang : Trailer 'Transformers: Dark of the Moon' Untuk Menambah Wawasan

Cara Saya berbagi tentang Trailer 'Transformers: Dark of the Moon' kepada teman-teman sobat blogger dirumah Tujuan artikel Trailer 'Transformers: Dark of the Moon' menambah wawasan Jika Sobat Suka Dengan Trailer 'Transformers: Dark of the Moon' dapat sharing dengan yang lainnya Ya udah Langsung saja Membaca Trailer 'Transformers: Dark of the Moon' pada blog ini
 

'Transformers: Dark of the Moon' (paramount pictures)
'Transformers: Dark of the Moon' termasuk film yang sangat ditunggu-tunggu kemunculannya tahun ini. Film garapan sutradara Michael Bay itu masuk dalam jajaran film yang digadang-gadang merajai box office

Film tersebut tidak lagi menampilkan si seksi Megan Fox. Namun, sang sutradara memberi penawar kecewa dengan menampilkan model Victoria's Secret, Rosie Huntington-Whiteley. Rencana tayang pada 1 Juli mendatang di Amerika, film itu kabarnya akan mengakhiri trilogi Transformers.

Sayang, film bergenre action tersebut kemungkinan besar tidak akan muncul di bioskop Indonesia, jika Motion Picture Association of America (MPAA) benar-benar menghentikan distribusi film-filmnya ke Indonesia. Film itu didistribusikan Paramount Pictures, yang tergabung dalam MPAA.
Penasaran dengan serunya film itu? Tonton trailer filmnya di sini. (art)
• VIVAnews 
Cara Saya berbagi tentang Trailer 'Transformers: Dark of the Moon' kepada teman-teman sobat blogger dirumah Tujuan artikel Trailer 'Transformers: Dark of the Moon' menambah wawasan Jika Sobat Suka Dengan Trailer 'Transformers: Dark of the Moon' dapat sharing dengan yang lainnya

Cara Saya berbagi tentang : Ini Dia Film Terbaik Oscar 2011 Untuk Menambah Wawasan

Cara Saya berbagi tentang Ini Dia Film Terbaik Oscar 2011 kepada teman-teman sobat blogger dirumah Tujuan artikel Ini Dia Film Terbaik Oscar 2011 menambah wawasan Jika Sobat Suka Dengan Ini Dia Film Terbaik Oscar 2011 dapat sharing dengan yang lainnya Ya udah Langsung saja Membaca Ini Dia Film Terbaik Oscar 2011 pada blog ini

The Weinstein Company
Aktor Colin Firth dalam film The Kings Speech.
Film The King's Speech garapan sutradara Tom Hooper dinobatkan sebagai Film Terbaik pada ajang Academy Awards 2011, yang berlangsung di  Kodak Theatre, Hollywood, California (AS), Minggu (27/2/2011) atau Senin (28/2/2011) waktu Indonesia.

Kemenangan tersebut melengkapi kejayaan film yang berkisah tentang sisi lain kehidupan Kerajaan Inggris. Pada ajang yang sama, penghargaan didapat oleh Colin Firth sebagai Aktor Terbaik dan Hooper sebagai Sutradara Terbaik.

Pada perhelatan ke-83 tahun ini, The King's Speech meraih empat penghargaan sekaligus, termasuk kategori Skenario Orisinal Asli Terbaik.

The King's Speech menyisihkan pesaing utamanya, The Social Network, dan delapan unggulan lainnya, yakni Black Swan, The Fighter, Inception, The Kids are All Right,  127 Hours, Toy Story 3, True Grit, dan Winters Bone.
Prediksi yang menguatkan The King's Speech akan bertahta di panggung Oscar sudah mulai tampak sejak beberapa bulan terakhir. Di sejumlah penghargaan, isyarat itu mulai terbaca.  Meski tak sukses di Golden Globe 2011 dan harus mengakui keunggulan film The Social Network yang terpilih sebagai Film Terbaik di ajang pemberian penghargaan tersebut.  

Pada ajang penghargaan British Academy of Film and Television Arts Awards (BAFTAs), The King's Speech berhasil membawa pulang enam penghargaan bergengsi.

The King's Speech  diangkat berdasarkan kisah nyata tentang ayah Ratu Elizabeth II, King George VI (diperankan Colin Firth), yang diwarisi tampuk kepemimpinan oleh ayahnya.

Sial, ia punya "cacat", yakni gagap bila saat bicara dan lancar saat maki-maki.  Bersama terapis yang juga sahabatnya, Lionel Logue,  King George VI berusaha menghilangkan kekurangannya itu. Sebab, sebagai seorang raja, ia dituntut untuk tampil berwibawa dan membangun semangat kepada rakyatnya yang saat itu bertempur dengan pasukan Jerman.

Sebuah kisah menarik tentang sisi lain dari seorang raja yang selama ini tak diketahui banyak orang.
kompas.com
Cara Saya berbagi tentang Ini Dia Film Terbaik Oscar 2011 kepada teman-teman sobat blogger dirumah Tujuan artikel Ini Dia Film Terbaik Oscar 2011 menambah wawasan Jika Sobat Suka Dengan Ini Dia Film Terbaik Oscar 2011 dapat sharing dengan yang lainnya

Cara Saya berbagi tentang : Film Paling Kacau Sepanjang Sejarah Untuk Menambah Wawasan

Cara Saya berbagi tentang Film Paling Kacau Sepanjang Sejarah kepada teman-teman sobat blogger dirumah Tujuan artikel Film Paling Kacau Sepanjang Sejarah menambah wawasan Jika Sobat Suka Dengan Film Paling Kacau Sepanjang Sejarah dapat sharing dengan yang lainnya Ya udah Langsung saja Membaca Film Paling Kacau Sepanjang Sejarah pada blog ini
Kalau yang ini pernah di ulas di Yahoo Movie sebelumnya, namun saya rasa tidak salahnya untuk merefresh kembali film apa saja yang paling kacau dalam hal sejarahnya. Oke. langsung saja kit simak artikel di bawah ini.

10,000 B.C.
Yang pertama 10.000 B.C. Sutradara Roland Emmerich ituh emang suka main fakta kali ya (misal: mengirimkan virus komputer lewat Macintosh untuk membunuh alien di film Independence Day). Jadi dengan sangat berat hati kami menginformasikan bahwa para mammoth bukanlah alat untuk membuat piramid. Lagian, mammoth nggak hidup di padang pasir. Buat apa rambut tebal kalau harus tinggal di tempat begituan? Dan… jaman begono belum ada piramid, seenggaknya sampai 2.500 SM atau lebih.


Gladiator
Kaisar Commodus sama sekali bukan sister-complex seperti yang digambarkan dalam film. Alkoholik yang kejam, benar juga sih, tapi enggak secengeng itu. Dia bahkan mampu memerintah lebih dari satu dekade dan bukan hanya beberapa bulan aja. Dia juga nggak membunuh ayahnya sendiri, Marcus Aurelius, yang aslinya wafat karena penyakit cacar. Dan terakhir, alih-alih dibunuh di arena gladiator, Commodus sebenarnya dieksekusi di kamar mandinya sendiri.


300
Walaupun film ini mengambil latar berdasarkan kejadian nyata yaitu Battle of Thermopylae, film ini kebablasan dalam berkreasi dengan stylenya. Yang paling keliatan adalah si Raja Persia Xerxes nggak setinggi 8 kaki seperti yang digambarkan oleh Cirque du Soleil. Lalu konsul di Sparta hanya boleh diikuti oleh orang yang berusia 60 tahun lebih, dan nggak ada satupun orang seperti Theron yang diperankan oleh Dominic West yang berusia 37 tahun. Dan para pejuang Sparta pergi ke medan perang dengan menggunakan baju besi, bukan hanya celana dalam seksi dari kulit.


The Last Samurai
Orang jepang di akhir abad 19 tidak menggunakan tenaga dari luar negeri untuk memodernisasikan militer mereka. Kalaupun iya, kebanyakan adalah orang Perancis, bukan Amerika. Karakter Ken Watanabe diambil dari orang bernama Saigo Takamori yang mati karena melakukan bunuh diri, atau “seppuku,” karena menderita kekalahan dan bukannya mati karena dibredel peluru. Lagian, diragukan sekali bahwa seorang veteran perang pemabuk berusia 40an, bahkan yang punya ramput indah pun, bisa menguasai sumpit dan pedang samurai seahli itu.


Apocalypto
Film ini telah berhasil membuat migrain departemen Antropologi. Memang benar suku Maya mengorbankan manusia untuk upacara tapi bukan untuk Kulkulkan, si dewa matahari, dan hanya petinggi-petinggi yang diambil dalam perang saja yang dibunuh. Para penginvasi yang datang pada akhir movie seperti pahlawan kesiangan aja, karena 90% dari penduduk Amerika asli meninggal karena cacar yang ditularkan dari babi Spanyol yang terinfeksi.


Memoirs of a Geisha
Kedewasaan geisha, atau “mizuage,” hanyalah sebuah perubahan penampilan, dimana ia merubah tata rambut dan pakaiannya. Proses ini tidak melibatkan geisha jadi lebih intim dengan pelanggannya. Dalam sebuah adegan klimaks dimana Sayuri menyuguhkan tarian megah pada para penonton, settingnya – seperti sepatu berhak, salju buatan, dan lampu-lampu aneh – lebih kelihatan seperti Sutudio 54 daripada Kyoto sebelum masa perang.


Braveheart
Mari lupakan sejenak bahwa kilt -semacam rok tradisional Skotlandia- belum digunakan sampai kira-kira 300 tahun setelah William Wallace. Menurut film ini, pesona dari mata biru Wallace saat perang Falkirk sangat powerful, dia berselingkuh dengan istri raja Edward II, yaitu Isabella dari Perancis, dan menghasilkan Edward II dari hubungan itu. Tapi berdasarkan buku-buku sejarah, Isabella baru berumur 3 tahun pada saar perang terjadi, dan Edward II baru lahir 7 tahun setelah kematian Wallace.


Elizabeth: The Golden Age
Pada 1585, menurut settingan film ini, Ratu Elizabeth berusia 52 tahun – Cate Blanchett baru berumur 36 pada waktu main – dan ia tidak dilamar oleh orang sepeti Ivan the Terrible (yang sudah mati pada jaman itu). Dan walaupun dalam movie dia digambarkan sedang menggiring tentaranya ke Tilbury dengan menunggang kuda putih dan dilengkapi dengan baju besi lengkap dengan pedangnya, pada kenyataannya sang Ratu hanya bisa menunggang dengan posisi menyamping dan membawa tongkat kecil. Dia lebih seperti mayoret daripada menyerupai image Joan of Arc.


The Patriot
Figur perang revolusi Francis Marion, peran dari Mel Gibson, bukanlah orang yang berpikiran jauh ke depan demi keluarganya seperti yang digambarkan dalam film. Dia adalah pemilik budak yang tidak menikah (dengan sepupunya) sampai perang usai. Para sejarahwan juga mengatakan bahwa ia sering membunuh Indian Cherokee. Ditambah lagi, di perang Guilford Court House dia berhasil membunuh musuh bebuyutannya dari Inggris? Yang bener aja, bangsa Amerika sebenarnya kalah dalam perang itu.


2001: A Space Odyssey
Menurut film ini, pada tahun 2001 manusia sudah berhasil melakukan perjalanan ke Jupiter, debat kecerdasan dengan computer, dan lompatan kuantum di evolusi manusia. Alih-alih, kita malah dapat Stasiun Luar Angkasa MIR jatuh dari langit, Windows XP, dan Freddy Got Fingered. Kelihatannya pelajaran yang kita dapat dari sini adalah kadangkala jauh lebih baik kalau semua hal di film itu benar-benar tidak terjadi.

sumber: http://jelajahunik.blogspot.com/2010/09/film-paling-kacau-sepanjang-sejarah.html
Cara Saya berbagi tentang Film Paling Kacau Sepanjang Sejarah kepada teman-teman sobat blogger dirumah Tujuan artikel Film Paling Kacau Sepanjang Sejarah menambah wawasan Jika Sobat Suka Dengan Film Paling Kacau Sepanjang Sejarah dapat sharing dengan yang lainnya

Cara Saya berbagi tentang : Film Biografi God Bless Sebagai Dokumentasi Untuk Menambah Wawasan

Cara Saya berbagi tentang Film Biografi God Bless Sebagai Dokumentasi kepada teman-teman sobat blogger dirumah Tujuan artikel Film Biografi God Bless Sebagai Dokumentasi menambah wawasan Jika Sobat Suka Dengan Film Biografi God Bless Sebagai Dokumentasi dapat sharing dengan yang lainnya Ya udah Langsung saja Membaca Film Biografi God Bless Sebagai Dokumentasi pada blog ini
Film Biografi God Bless Sebagai Dokumentasi
Biografi dari band legendaris God Bless akan difilmkan. Namun menurut Ahmad Albar ia belum menerima skrip dan film ini belum mulai dikerjakan hingga saat ini.
"Sampe sekarang belum digarap, tapi uda ada stok shoot dr Riri Riza. Saya sendiri belum denger kabarnya konsepnya seperti apa. Skenarionya sendirinya saya juga belum terima," ungkapnya.
Ia mengaku senang ketika God Bless difilmkan. Menurutnya dengan begitu ada mereka memiliki dokumentasi untuk perjalanan musik di Indonesia.
"Seneng aja, artinya ada dokumentasi perjalanan musik indonesia. Kita ada dokumentasi yang cukup lah," ujarnya.
Menurutnya sudah banyak perform mereka yang dijadikan satu dan dikumpulkan untuk pengumpulan materi film tersebut. Ahmad Albar mengaku telah ditawari untuk bermain film ini sejak tahun lalu.
"Sebetulnya tahun lalu. Sampe sekarang sih cukup banyak dari perform-perform lama kita ditambah yang terakhir-terakhir ini,"
Yang belum ia ketahui adalah apakah kasus narkoba yang sempat menjadi catatan hitam kelam bagi hidupnya juga akan dimasukkan, menurutnya hal itu tergantung director dan kalau hal itu positif ya boleh-boleh saja.
"Itu yang belum tahu. Kan tergantung director dan segala macemnya. Tapi Kalo itu positif ya nggak apa-apa," ungkapnya.

kapanlagi.com
Cara Saya berbagi tentang Film Biografi God Bless Sebagai Dokumentasi kepada teman-teman sobat blogger dirumah Tujuan artikel Film Biografi God Bless Sebagai Dokumentasi menambah wawasan Jika Sobat Suka Dengan Film Biografi God Bless Sebagai Dokumentasi dapat sharing dengan yang lainnya

Cara Saya berbagi tentang : Lagi, James Cameron Bikin Film 3D Untuk Menambah Wawasan

Cara Saya berbagi tentang Lagi, James Cameron Bikin Film 3D kepada teman-teman sobat blogger dirumah Tujuan artikel Lagi, James Cameron Bikin Film 3D menambah wawasan Jika Sobat Suka Dengan Lagi, James Cameron Bikin Film 3D dapat sharing dengan yang lainnya Ya udah Langsung saja Membaca Lagi, James Cameron Bikin Film 3D pada blog ini
BRASILIA - Setelah sukes menggarap film Avatar, James Cameron berencana membuat film Tiga Dimensi (3D) yang menceritakan suku pedalaman Amazon di Brasil.



Film ini mengisahkan perjuangan para suku pedalaman yang menentang rencana pembangunan bendungan raksasa yang memakan lahan adat.

"Saya ingin kembali bertemu dengan para pemimpin Suku Xirin-Kapayo yang mengundang saya" ujar sutradara berdarah Kanada itu yang dikutip AFP, Selasa (6/9/2010).

James akan membawa kamera 3D untuk memfilmkan bagaimana kehidupan para penduduk dan budaya mereka.

James mengaku sudah mendatangi Amazon dua kali sebagai bentuk dukungan kepada para pribumi dan penolakan pembangunan proyek bendungan di Sungai Xingu. Film belum berjudul ini rencananya akan dirilis pada Natal mendatang.

James menuturkan, film yang dibuat ini masih bertema sama dengan Avatar. "Saya hanya diminta membantu orang-orang Indian-Brasil yang putus asa. Saya tidak berpaling dari mereka," ucapnya.

Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva pekan lalu sudah memberikan lampu hijau untuk megaproyek bendungan yang akan difungsikan sebagai pembangkit listrik tenaga air (PLTA) itu. Rencananya, proyek ini akan dimulai pada awal 2011.

Pemerintah berkilah dari tuduhan bahwa proyek itu mengganggu tanah adat Xingu. Pemerintah juga sudah merogoh kocek hingga jutaan dolar AS untuk mengantisipasi dampak lingkungan, sosial, dan budaya dari proyek ini.

Bendungan memakan lahan selebar 500 kilometer persegi di sepanjang Xingu. Proyek ini akan merelokasi sekira 16 ribu orang
celebrity.okezone.com
www.thejeo.blogspot.com

Cara Saya berbagi tentang Lagi, James Cameron Bikin Film 3D kepada teman-teman sobat blogger dirumah Tujuan artikel Lagi, James Cameron Bikin Film 3D menambah wawasan Jika Sobat Suka Dengan Lagi, James Cameron Bikin Film 3D dapat sharing dengan yang lainnya